Mutiara Tauhid Renungan #409
KALBU YANG MENGGELAP



Kalbu mengggelap bukan tanpa sebab.
Kalbu menggelap karena dipicu oleh prasangka buruk.

Ya, ketika prasangka buruk kita timpakan pada seseorang maka kalbu yang semula cerah berangsur-angsur berubah menjadi gelap.

Itulah mungkin sebabnya, saking berbahayanya, mengapa Islam melarang untuk berprasangka buruk dan mengharuskan untuk klarifikasi ( tabayun ).

BAGI YANG INGIN MENJADI MANUSIA BERTAKWA, MENGGELAPNYA KALBU MERUPAKAN MUSIBAH BESAR



Gambar:https://www.dakwatuna.com/wp-content/uploads/2012/07/love-hitam-gelap.jpg

0 komentar:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Mutiara Tauhid Renungan #408
CUMA TAKUT SAMA ALLAH


Ngga sangka pak Ligar itu munafik!
Ngga sangka dia yang selalu bilang jangan kibr, malahan dia yang kibr!
Ngga sangka dia yang selalu bilang jangan ke luar dari Alqur’an dan sunnah Rasul eh dia sendiri yang ngga mau mentaati Alqur’an, bahkan dia itu membela orang yang menista Alqur’an!
Naudzubillah min dzalik…!!!!

Temennya mengingatkan bapak yang sedang emosi mengutuk ini,
“Pak, apa bapak tidak takut kalo nistaan bapak ini terdengar oleh ybs?”

“Saya tidak takut, saya hanya takut sama Allah!”

Weleh ... weleeeh … takut sama Allah koq suudzon, menyebarkan kebencian. Kalo takut sama Allah mah mestinya kehendak-Nya jangan dilanggar. Bukankah Allah melarang berprasangka buruk, bukankah Allah menyuruh tabayun?



ORANG YANG PALING RUGI ADALAH ORANG YANG MERASA BENAR PADAHAL SEBENARNYA IA KELIRU


Gambar :https://1.bp.blogspot.com

0 komentar:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Mutiara Tauhid Renungan #407
TABAYUN


Ada pemilihan pemimpin.

Umat Islam pun terbelah dua, ada yang mengedepankan kapabilitas ada pula yang mengedepankan harus Muslim.

“Bapak kafir! Bapak munafik! Pokoknya bapak itu naudzu billah min dzalik! Mengaku Islam koq milih pemimpin yang non Muslim!”

“Bukankah bapak bergama Islam, tapi mengapa bapak memilih pemimpin yang non Muslim? Bukankah Alqur’an tegas melarang janganlah memilih pemimpin yang non Muslim? Mohon penjelasannya.”

Saatnya menyadari …, ungkapan rasa yang pertama masuknya kategori menista sedangkan yang kedua adalah tabayun.



TABAYUN ADALAH AJARAN ISLAM, SEDANGKAN MENISTA AJARAN NON ISLAM



Gambar:http://radarbisnis.co.id

0 komentar:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.