Mutiara Tauhid Renungan #423
TAK MEMAKSA


“Serulah ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasihat yang baik, dan berdiskusilah dengan mereka dengan cara yang paling baik dan ramah” An Nahl 125



“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama Islam, sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang salah”  Al Baqarah : 256

Inilah Islam, ia  tak pernah mengajarkan untuk melakukan pemaksaan apalagi kekerasan. Adapun pemaksaan atau kekerasan, bila dijumpai, adalah ajaran yang dipungut dari ajaran non Islam

Saatnya menyadari …, “Kata-kata ramah dan menyenangkan yang ke luar dari ketulusan hati, akan meringankan hati siapa pun yang mendengarnya.”

“SIAPA YANG INGIN BERIMAN MAKA SILAKAN BERIMAN, DAN SIAPA YANG BERMAKSUD KUFUR (MENOLAK KEBENARAN) MAKA SILAKAN PULA MENOLAKNYA” –Al Kahfi : 29


Gambar:https://storage.nu.or.id/storage/post/16_9/big/148963880158ca159156198.jpg

0 komentar:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Mutiara Tauhid Renungan #422
MEMAKSA ORANG BUTA MELIHAT REMBULAN


Tak seperti kebenaran yang dilihat dengan mata lahir, kebenaran Alqur’an hanya dapat terlihat oleh mata hati.

Seorang ahli hikmah berkata, “Sinar pagi hanya terlihat oleh orang yang terbuka mata inderanya, dan cahaya kebenaran hanya terlihat oleh orang yang terbuka mata hatinya”



Saatnya menyadari …, memaksa orang untuk menerima kebenaran Alqur’an sama seperti memaksa orang buta untuk melihat indahnya rembulan.

“SESUNGGUHNYA KAMU TIDAK AKAN DAPAT MEMBERI PETUNJUK KEPADA ORANG YANG KAMU KASIHI, TETAPI ALLAH MEMBERI PETUNJUK KEPADA ORANG YANG DIKEHENDAKINYA DAN ALLAH LEBIH MENGETAHUI ORANG2 YANG MAU MENERIMA PETUNJUK”  ( AL QASHASH 56 )


 Gambar:https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXACdKEkzcDHG2-zOTG_tTugPXvQhIwQhmKUx0Sr5TcRMwN7UjDCKlSfQ6GrD-VjDKH8jsvURTBnLVM6kRIq25IK2a6p_adyA7-VoxIqw5_AeKLkXlHCzMh9Gxs7IkCAuHXSOgWvsBplN9/s1600/bulan.jpg

0 komentar:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Mutiara Tauhid Renungan #421
BUKAN KARENA PEDANG



“Islam berkembang bukan karena ketajaman pedang, melainkan karena akhlak Muhammad”
Begitulah kata seorang tokoh dunia asal India, Mahatma Gandhi.

Saatnya menyadari …, akhlak mulia akan dirasakan sebagai persahabatan sedangkan pemaksaan akan dirasakan sebagai penyerangan.

PEMAKSAAN, APALAGI DISERTAI KEKERASAN, TIDAK EFEKTIF UNTUK MEMBANGUNKAN KESADARAN TAPI IA EFEKTIF UNTUK MELAHIRKAN KEBENCIAN DAN KEKERASAN BARU.


Gambar:https://cdn.pixabay.com/photo/2015/05/31/00/02/sword-790815_960_720.jpg

0 komentar:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.