Mutiara Tauhid Renungan #449
KENYATAAN

 


Tak pernah ketidaknyamanan diizinkan~Nya berjalan telanjang, ia harus selalu dibalut hikmah.

Ketidaknyamanan bukanlah kenyataan, ia hanyalah sindrom.

Hikmah yang menyertainya itulah yang sebenar-benarnya kenyataan.

PENYEBAB UTAMA DARI PENDERITAAN ADALAH KELALAIAN DALAM MENGERTI KENYATAAN

 

Gambar:https://cdn2.tstatic.net

0 komentar:

Mutiara Tauhid Renungan #448
PANTASNYA BAGAIMANA

 


Ketika Allah menghujaniku dengan kesulitan kehidupan, pantasnya aku berterima kasih ataukah ‘ngedumel’?

Saatnya menyadari …, bukankah tanpa melalui kesulitan manusia tidak mungkin dapat menjadi tabah dan berjiwa lapang?

Alqur’an mengingatkan kita, “Sesungguhnya Allah itu tidak menyukai orang2 yang berkhianat dan tidak berterima kasih.”

SENANG DAN SUSAH ITU SAMA SAJA, YAITU KEDUA-DUANYA BUKANLAH YANG KITA CARI

 

Gambar:https://static.inilah.com/data/berita/foto/2540960.jpg

0 komentar:

Mutiara Tauhid Renungan #447
UNTUK AKU SENDIRI

 


Nabi kita yang mulia bersabda, “Satu orang yang mendapatkan petunjuk (hidayah) Allah di tanganmu, adalah lebih baik bagimu dari apa yang diterbitkan oleh matahari”

Saatnya menyadari …, menyampaikan kebenaran itu sejatinya bagi kepentingan diriku sendiri.

BERTERIMA KASIHLAH PADA MEREKA YANG MAU MENDENGAR KEBENARAN YANG KITA SAMPAIKAN

 

Gambar:https://static.inilah.com/data/berita/foto/2535603.jpg

0 komentar: