Mutiara Tauhid Renungan #391
SARIMIN


Pernahkah berjumpa dengan Sarimin?
Sarimin adalah aktor utama dalam doger monyet yang dulu sering dijumpai manggung di perempatan lalu lintas.


Sarimin pandai berperan. Dari mulai naik sepeda, belanja ke pasar, sampai ke sholat.

Sholatnya sarimin pastilah sholat-sholatan. Tapi tahukah kenapa shalatnya sarimin kita vonis sholat-sholatan?
Mungkin jawabannya karena sarimin tetap saja melakukan perbuatan keji dan munkar.

Nah, bila kita telah sholat tapi masih juga melakukan pekerjaan keji dan munkar, relakah kita bila disamakan dengan sarimin?

“SESUNGGUHNYA SHALAT MENCEGAH DARI PERBUATAN KEJI DAN MUNKAR”




Gambar:http://3.bp.blogspot.com/_H9fH7pL7YoU/S6GuPASvt-I/AAAAAAAAAKs/8dA8dwd8zXw/s400/3709847280_c1758f660a_o.jpg


0 komentar:

Mutiara Tauhid Renungan #390
JEBAKAN



Seorang ahli hikmah berkata, “Jangan biarkan hatimu dibuat hitam oleh orang yang tak engkau suka.”
Lho, koq bisa?

Rasa tak suka pada seseorang seringkali menimbulkan rasa panas di hati seperti sebel, benci, marah ataupun dendam.
Padahal ..., sebel, benci, marah ataupun dendam itulah yang membuat hati menjadi hitam

RASA TAK SUKA PADA SESEORANG BUKANLAH ALASAN YANG DAPAT DIGUNAKAN UNTUK TIDAK BERLAKU ADIL PADANYA


Gambar:https://cdn.idntimes.com/content-images/community/2018/09/a8c4317fad0d53b777c8bb69feed78fd_600x400.jpeg


4 komentar:

Mutiara Tauhid Renungan #389
TENTERAM


Antara tenteram dan kenyang itu ada kemiripan, yaitu kedua-duanya terjadi begitu saja tanpa direkayasa.

Bila kenyang terjadi lantaran makan banyak, maka tenteram terjadi akibat dari berserah diri dan berbuat kebaikan.

Jadi …, untuk mencari ketenteraman itu tidak perlulah kita repot-repot ‘tetirah’ mengasingkan diri ke tempat sunyi.



“BARANGSIAPA YANG BERSERAH DIRI DAN BERBUAT KEBAIKAN, MAKA IA TIDAK AKAN MERASAKAN KHAWATIR ATAUPUN SEDIH”  Alqur’an


Gambar:https://beritadunia.net/wp-content/uploads/2018/02/4.-15-30-baru.jpg

1 komentar: