Mutiara Tauhid Renungan #428
KARYA UNTUK ALAM KEABADIAN



Alam abadi itu ghaib, karena itu perlu “karya ghaib” pula untuk meraihnya.

Inilah dia :

Biar dia menzalimiku, yang penting bukan aku yang menzaliminya ..
Biar dia menuduh aku sesat, yang penting bukan aku yang menuduhnya ..
Biar dia menghakimiku tidak konsisten mentaati Alqur’an, yang penting bukan aku yang menghakiminya .. ..
Biar dia memakiku, yang penting bukan aku yang memakinya ..
Biar dia membenciku, yang penting bukan aku yang membencinya ..

WALAUPUN MALAM TERASA PANJANG,
NAMUN SANG FAJAR AKAN TERBIT JUGA

WALAUPUN USIA KITA PANJANG,  
LIANG KUBUR AKAN KITA MASUKI JUGA



Gambar:https://cdn.utakatikotak.com/20190710/20190710_105825menyiram_tanaman.jpg

0 komentar:

Mutiara Tauhid Renungan #427
TRUST



Unsur utama keberhasilan dalam belajar adalah percaya pada guru.

Bila Anda meragukan seorang guru, apapun alasannya, itu pertanda saatnya Anda mencari pengganti guru lain.

HAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN, JIKA DATANG KEPADAMU ORANG FASIK MEMBAWA SUATU BERITA, MAKA PERIKSALAH DENGAN TELITI AGAR KAMU TIDAK MENIMPAKAN SUATU MUSIBAH KEPADA SUATU KAUM TANPA MENGETAHUI KEADAANNYA YANG MENYEBABKAN KAMU MENYESAL ATAS PERBUATANMU ITU. Al Hujuraat : 6


Gambar:https://www.incimages.com/uploaded_files/image/970x450/getty_943018312_402276.jpg


1 komentar:

Mutiara Tauhid Renungan #426
SENJATA ORANG MUKMIN


Orang Mukmin hidupnya selalu berperang melawan segala yang merintangi untuk taat mengikuti kehendak Allah dan Rasul~Nya.


Allah bukannya tak tahu beratnya peperangan ini. Mungkin itulah sebabnya Dia memberi senjata sebagaimana disampaikan oleh Nabi kita yang mulia, “Doa adalah senjata orang Mukmin.”

Saatnya menyadari …, bagi orang Mukmin doa bukanlah tunggangan nafsu untuk mewujudkan keinginan egonya agar menjadi kenyataan.

Kesadaran ini membuat kita mengerti mengapa ketika dizalimi orang Mukmin berdoa memohon agar Allah memberinya kesabaran, sementara orang awam bermohon agar Allah membuat orang yang menzaliminya itu kena stroke.

Begitu juga kita bisa mengerti mengapa ketika sakit orang Mukmin berdoa memohon agar Allah memberinya keikhlasan, sementara orang awam berdoa bermohon agar Allah segera mungkin mendatangkan kesembuhan.

“JANGANLAH KAMU MEMOHON KEPADAKU SESUATU YANG KAMU TIDAK MENGETAHUI HAKIKATNYA”  ( HUD : 46 )



Gambar:https://ypiaflash.com/muslim.or.id/wp-content/uploads/2017/01/berdoa-urusan-dunia-810x500.jpg


0 komentar:

Mutiara Tauhid Renungan #425
NGAMUK



Bila seseorang sudah berhasil menguasai seluruh ajaran Islam, apakah ia masih bisa dikuasai stress, galau, ataupun “ngamuk”?

Saatnya menyadari …, ajaran Islam dibuat oleh yang menciptakan manusia karena itu tak mungkin salah. Bila ajaran Islam sudah dikuasai tak mungkin lagi bisa dilanda stress, galau, apalagi “ngamuk”

BANYAK ORANG YANG HAFAL AJARAN ISLAM, TAPI SEDIKIT SEKALI ORANG YANG MENGUASAI AJARAN ISLAM



Gambar:https://img.webmd.com/dtmcms/live/webmd/consumer_assets/site_images/rich_media_quiz/topic/rmq_test_your_stress_iq/405rmq_getty_rf_man_squeezing_stress_ball_close_up.jpg?resize=692px:*

0 komentar:

Mutiara Tauhid Renungan #424
API DALAM SEKAM



Mengaku Islam, tapi menggunakan ajaran yang berlawanan dengan yang diajarkan oleh Islam adalah suatu pengkhianatan.

Ya iyalah, bila kita berani memilih Islam sebagai pedoman hidup maka kita harus berani juga dengan konsekuensi logisnya, yaitu 24 jam rela diatur oleh ajaran Islam.

Kita mengkhianati Islam bila soal rezeki kita gantungkan pada jimat atau benda pusaka
Kita mengkhianati Islam bila kita lebih senang menghakimi dari pada tabayun
Kita mengkhianati Islam bila mencap mereka yang tidak sepaham dengan sebutan sesat
Kita mengkhianati Islam bila kita maksa dalam menyampaikan kebenaran.

PENGKHIANAT DAN MUNAFIK ITU SEBELAS DUABELAS



Gambar:https://berita.click/unggah/2019/09/Kebakaran-Pandelo-700x525.jpeg

0 komentar:

Mutiara Tauhid Renungan #423
TAK MEMAKSA


“Serulah ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasihat yang baik, dan berdiskusilah dengan mereka dengan cara yang paling baik dan ramah” An Nahl 125



“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama Islam, sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang salah”  Al Baqarah : 256

Inilah Islam, ia  tak pernah mengajarkan untuk melakukan pemaksaan apalagi kekerasan. Adapun pemaksaan atau kekerasan, bila dijumpai, adalah ajaran yang dipungut dari ajaran non Islam

Saatnya menyadari …, “Kata-kata ramah dan menyenangkan yang ke luar dari ketulusan hati, akan meringankan hati siapa pun yang mendengarnya.”

“SIAPA YANG INGIN BERIMAN MAKA SILAKAN BERIMAN, DAN SIAPA YANG BERMAKSUD KUFUR (MENOLAK KEBENARAN) MAKA SILAKAN PULA MENOLAKNYA” –Al Kahfi : 29


Gambar:https://storage.nu.or.id/storage/post/16_9/big/148963880158ca159156198.jpg

0 komentar:

Mutiara Tauhid Renungan #422
MEMAKSA ORANG BUTA MELIHAT REMBULAN


Tak seperti kebenaran yang dilihat dengan mata lahir, kebenaran Alqur’an hanya dapat terlihat oleh mata hati.

Seorang ahli hikmah berkata, “Sinar pagi hanya terlihat oleh orang yang terbuka mata inderanya, dan cahaya kebenaran hanya terlihat oleh orang yang terbuka mata hatinya”



Saatnya menyadari …, memaksa orang untuk menerima kebenaran Alqur’an sama seperti memaksa orang buta untuk melihat indahnya rembulan.

“SESUNGGUHNYA KAMU TIDAK AKAN DAPAT MEMBERI PETUNJUK KEPADA ORANG YANG KAMU KASIHI, TETAPI ALLAH MEMBERI PETUNJUK KEPADA ORANG YANG DIKEHENDAKINYA DAN ALLAH LEBIH MENGETAHUI ORANG2 YANG MAU MENERIMA PETUNJUK”  ( AL QASHASH 56 )


 Gambar:https://1.bp.blogspot.com/-j3AM1a7X0Dw/VIYNGubX_CI/AAAAAAAABs4/LyNapEc3_IY/s1600/bulan.jpg

0 komentar:

Mutiara Tauhid Renungan #421
BUKAN KARENA PEDANG



“Islam berkembang bukan karena ketajaman pedang, melainkan karena akhlak Muhammad”
Begitulah kata seorang tokoh dunia asal India, Mahatma Gandhi.

Saatnya menyadari …, akhlak mulia akan dirasakan sebagai persahabatan sedangkan pemaksaan akan dirasakan sebagai penyerangan.

PEMAKSAAN, APALAGI DISERTAI KEKERASAN, TIDAK EFEKTIF UNTUK MEMBANGUNKAN KESADARAN TAPI IA EFEKTIF UNTUK MELAHIRKAN KEBENCIAN DAN KEKERASAN BARU.


Gambar:https://cdn.pixabay.com/photo/2015/05/31/00/02/sword-790815_960_720.jpg

0 komentar:

Mutiara Tauhid Renungan #420
RAHMATAN LIL A'LAMIN



Islam adalah rahmatan lil a’lamin.
Dapat dimaknai, tidak ada satupun dari ajaran Islam yang akan membuat keresahan bagi siapa pun.
Tentunya termasuk juga di dalamnya ajaran Islam mengenai “amar ma’ruf nahi munkar.”

Saatnya menyadari …, pelaksanaan ajaran “amar ma’ruf nahi munkar” tanpa membawa nuansa bagaimana Muhammad Rasulullah SAW melakukannya, seringkali tergelincir menjadi pemuasan nafsu yang berjubah agama. Boro-boro rahmatan lil a’lamin deh .. yang muncul malahan ketakutan atau keresahan.

BILA PELAKSANAAN PERINTAH RASUL UNTUK MEREDAM KEMUNGKARAN MALAHAN MELAHIRKAN KEMUNGKARAN BARU, JANGAN2 KARENA CARA YANG KITA LAKUKAN TIDAK ISLAMI


Gambar:https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcQtQrbIYiIfZq2QXVTSEvKV0PCKysmtw3q1LuGVtzF1_Uc5w7dw

0 komentar:

Mutiara Tauhid Renungan #419
INDAH


Suatu hari seorang Arab badui buang air kecil di sudut  masjid. Para sahabat kemudian berdiri untuk memukulinya. Namun Rasulullah SAW memerintahkan, “Biarkanlah dia, siramlah air kencingnya dengan seember atau segayung air. Sesungguhnya kamu ditampilkan ke tengah-tengah umat manusia untuk memberi kemudahan, bukan untuk membuat kesukaran”


AJARAN ISLAM BILA DIAMALKAN SESUAI CONTOH RASULULLAH SAW PASTILAH TAK MENGUSIK ATAU PUN MELUKAI


Gambar:https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcTSbfDyxqx-64srrskQaMfks4qKh8-XBTrE6j7oX5TOtPmVDWfn

0 komentar:

Mutiara Tauhid Renungan #418
MANUSIA BERIMAN TINGGI



Nabi kita yang mulia bersabda : “Bila engkau melihat kemungkaran maka ubahlah dengan tanganmu. Bila engkau tidak sanggup, maka ubahlah dengan perkataanmu. Bila engkau tidak sanggup juga maka ubahlah dengan hatimu, itulah serendah-rendahnya iman”

Bila ada seseorang yang tidak mau memaksa orang lain untuk berbuat baik, dan juga tidak mau memaksa untuk masuk islam, apakah ia dapat divonis mempunyai iman yang rendah?

Saatnya menyadari …, Muhammad Rasulullah SAW tidak pernah melakukan pemaksaan pada para paman2nya yang nyata2 berbuat kemungkaran di depan matanya!

BILA PELAKSANAAN PERINTAH RASUL UNTUK MEREDAM KEMUNGKARAN MALAHAN MELAHIRKAN KEMUNGKARAN BARU, JANGAN2 KARENA CARA YANG KITA LAKUKAN BERBEDA DENGAN YANG DILAKUKAN OLEH NABI KITA YANG MULIA ITU



Gambar:https://www.cahayaislam.id/wp-content/uploads/Perilaku-Sopan-Santun-Sebagai-Tanda-Orang-Yang-Berilmu.jpg

0 komentar: