Tampilkan postingan dengan label Agama Itu Praktek Bukan Ilmu. Tampilkan semua postingan

Mutiara Tauhid Renungan #398
KIAI JARKONI


Ilmu agama itu tidaklah sama seperti “ilmu sekolahan”

“Ilmu sekolahan” yang dihargai seberapa banyak tahunya, sedangkan di agama yang dihargai bukan seberapa banyak tahunya melainkan seberapa banyak prakteknya.

Orang yang ahli mengajarkan agama tidaklah jaminan ia juga ahli menjalani apa yang diajarkannya itu. 



Teman saya asal Gombong Jatim bilang, di Indonesia ini banyaknya Kiai Jarkoni. Yaitu kiai yang “bisa ngajari tapi ngga bisa ngelakoni.” Dia ngajarin sabar, sementara sendirinya amat mudah tersinggung. Dia ngajarin santun, sementara bibirnya gampang melantunkan hujatan.

Apa iya ya …..

TUHAN TAK SUKA PADA ORANG YANG BERILMU TAPI PERILAKUNYA SEOLAH-OLAH IA TAK BERILMU


Gambar:www.shutterstock.com

Mutiara Tauhid Renungan #369
KAGAK BECUS




“Semua ajaran Islam gua udah paham!” begitu sentak seorang yang sedang tertimpa musibah ketika temannya mengingatkannya untuk bersabar.

Ops, nanti dulu…!
Islam mengajarkan bahwa ajaran itu bukan untuk dipahami tapi untuk dilaksanakan sebagai “way of life”. Jadi bila perilaku masih belum sesuai dengan ajaran Islam, sorry to say, belum paham ajaran Islam!

Ada seorang syekh yang berkata pada para murid-muridnya, “Tujuan saya mengajarkan kalian ajaran Islam bukan untuk dipahami, tapi untuk dilaksanakan. Jadi bila kalian belum bisa bersabar ketika ditimpa musibah, kemungkinannya saya sebagai guru yang tidak becus ngajar kalian atau kalian yang tidak becus belajarnya!”

AHLI MATEMATIKA YAITU MEREKA YANG MENGUASAI ILMU MATEMATIKA, SEDANGKAN AHLI AGAMA BUKANLAH MEREKA YANG MENGUASAI ILMU AGAMA


Gambar:https://i.ytimg.com/vi/iVQzfMnNDks/hqdefault.jpg

Mutiara Tauhid Renungan #368
TONG KOSONG


Apa bedanya antara ilmu sekolahan dengan ilmu agama?

Ilmu sekolahan dinilai oleh guru berdasarkan banyaknya pengetahuan yang berhasil kita ketahui.

Sedangkan ilmu agama bukan dinilai oleh guru atau manusia, melainkan oleh Allah. Dan dinilai bukan dari luasnya yang kita tahu, tetapi berdasarkan keberhasilan kita dalam mempraktekkannya.

Menggelikan ya bila kita kibr lantaran merasa menguasai ilmu agama atau merasa paling benar sendiri dengan mengatakan orang lain yang tak sepaham sesat.
Padahal … ilmu agama yang tak dipraktekkan ibarat tong kosong, tak ada nilainya.



KEHEBATAN MANUSIA BUKAN DIUKUR DARI BANYAKNYA AJARAN ISLAM YANG DIA KETAHUI, MELAINKAN DARI BANYAKNYA AJARAN ISLAM YANG DIPRAKTEKKANNYA


  
Gambar:https://pbs.twimg.com/media/C3t2RCtUMAAkOFQ.jpg