Mutiara Tauhid Renungan #454
SURI TELADAN

Perlukah kita mempunyai seorang suri teladan?

Ops …, jangan terburu-buru mengatakan pastilah perlu.

Bila yang kita inginkan adalah menjadi orang yang banyak bermanfaat bagi orang lain, tentunya tak perlu. Bukankah tanpa seorang suri teladan pun kita dapat berbuat banyak kebaikan?

Begitu juga bila yang kita inginkan adalah menjadi orang yang dekat dengan Tuhan, tentunya tak perlu suri teladan. Bukankah banyak guru yang dapat mengajarkan kita untuk dapat dekat dengan Tuhan?

Tapi bila yang kita inginkan menjadi orang yang berperilaku selaras dengan kehendak Sang Maha Kuasa, nah ini mau tidak mau mutlak harus punya suri teladan. Apa pasal?

Penjelasannya sederhana saja, yaitu karena kita tidak bisa tahu secara persis apa-apa saja yang dikehendaki olehTuhan!


ORANG YANG TAK MUNGKIN SALAH MEMAHAMI KEHENDAK
2 ALLAH HANYALAH MUHAMMAD RASULULLAH SAW

 

 

Gambar:https://cdns.klimg.com/merdeka.com

 

1 komentar:

  1. NABI MUHAMMAD RASUL SAW DAN SEMUA PARA NABI PECINTA SEJATI ABADI ALLOH SWT
    DAN PARA KEKASIH ALLOH PARA WALI AULIYA KEKASIHNYA ABADI. DUNIA BUKAN PANUTAN
    MATERI BUKAN PANUTAN
    HANYA DENGAN BERSIHNYA KALBU CINTA BISA MENIKMATI KEABADIANNYA ALLOH SWT.
    ALLOH SWT BUKAN UNTUK DIHAPAL BERURUTAN
    TAFAKUR BUKAN DUBUAT HAPALAN COPY PASTE BAJAKAN, ALIAS TIDAK PUNYA INISIATIF DALAM MERASAKAN, DIKIT DIKIT COPI PASTE DIKIT DIKIT OMOGAN ORANG DICOPY PASTE, TAFAKUR KOK COPI PASTE MANA BISA,ALIAS BUKAN TAFAKUR ITU. HANYA PEMBAWA CINTA ALLOH SWT DAN DITUNJUK OLEH ALLOH SWT LANGSUNG YANG BISA MENIKMATI HEBATNYA TAFAKUR YANG PANTAS MENIKMATI SAMUDRA MUTIARA CINTA KEKAL ABADi
    QS AL IMRAN 31 JIKA KALIAN MENCINTAIKU IKUTI AKU (AKU = ALLOH SWT)
    HiLANGKAN DIRI MELEBUR DALAM RASA CINTA MUTIARA ALLOH SWT, BERANI?

    BalasHapus