Mutiara Tauhid Renungan #272
MENGHUJAT

Mengapa di dunia ini ada ilmu...?

Seandainya ilmu itu tidak ada, lalu bagaimana untuk mewujudkan keinginan-keinginanku?

Ketika aku ingin bisa membuat baju, maka aku pelajari ilmu yang dapat mewujudkan keinginanku itu, yaitu ilmu menjahit. Ketika aku ingin menjadi pengacara, maka aku butuh belajar ilmu hukum.

Begitupun ketika aku ingin menjadi bankir, tentunya untuk mewujudkan keinginan ini aku butuh ilmu ekonomi.
Lalu keinginan apa ya yang ingin aku wujudkan menjadi kenyataan ketika aku belajar ilmu agama? 

Rasanya bukanlah karena ingin agar fasih menghujat yang tidak sepaham denganku dengan ucapan sesat atau kafir...

Tapi kenapa ya kata-kata hujatan seperti sesat atau kafir, keluarnya dari orang-orang yang justru belajar ilmu agama, bukannya dari orang yang belajar ilmu ekonomi misalnya ..??






Gambar:https://encrypted-tbn0.gstatic.com

1 komentar:

  1. TULALIT

    Begitu aku punya keinginan sadarkah aku perlu kendaraan untuk mewujudkan keinginan tersebut? . Saat aku lulus SMA ,aku punya keinginan menjadi sarjana arsitek ,tentunya perlu “kendaraankan” untuk mewujudkan keinginan tersebut . Kalo soal dunia kesadaran hal ini sudah begitu bulat , tidak akan terjadi saya ingin jadi sarjana arsitek mendaftar ke fakultas kedokteran.

    Belajar agama harusnya juga mulai diawali dari suatu keinginan yaitu 24 jam selaras dengan kehendakNya. Tapi kenapa ya semakin belajar agama malah semakin gampang aku menyebarkan fitnah kepada orang yang tidak sepaham bahkan dengan kesadaran penuh mengatakan orang tersebut sesat dan paling puncaknya kafir.

    SUNGGUH BERBAHAYA BERANI PELAJARI ILMU TAPI GAK PUNYA TUJUAN#talktomyself, hidup DBAS

    BalasHapus