Mutiara Tauhid Renungan #389
TENTERAM


Antara tenteram dan kenyang itu ada kemiripan, yaitu kedua-duanya terjadi begitu saja tanpa direkayasa.

Bila kenyang terjadi lantaran makan banyak, maka tenteram terjadi akibat dari berserah diri dan berbuat kebaikan.

Jadi …, untuk mencari ketenteraman itu tidak perlulah kita repot-repot ‘tetirah’ mengasingkan diri ke tempat sunyi.



“BARANGSIAPA YANG BERSERAH DIRI DAN BERBUAT KEBAIKAN, MAKA IA TIDAK AKAN MERASAKAN KHAWATIR ATAUPUN SEDIH”  Alqur’an


Gambar:https://beritadunia.net/wp-content/uploads/2018/02/4.-15-30-baru.jpg

1 komentar:

  1. TENTERAM....HAKIKATNYA ITU NANTI..
    KARENA APA, JIWA INI... MASIH PUNYA TUGAS KHALIFAH DAN PENGABDI...
    JANGAN DIPIKIR PENSIUN ITU PENSIUN DARI KANTOR, PERUSAHAAN DIMANA TADINNYA KERJA,,BUKAN ITU...
    CONTOH PENSIUN DARI KANTOR UMUR 50 TAHUN, APAKAH MASIH BISA MENJADI KHALIFAH, JELAS SEKALI BISA DONG...MISALNYA BELAJAR ILMU AGAMA ISLAM ITU KAN KHALIFAH,BEGITU SUDAH DIKUASAI ILMUNYA DAN MENGHAYATI PENGHAYATANNYA MAKA PENGABDIAN NYA DENGAN BERDAKWAH JADI BAIK DAN BENAR ARTINYA SANTUN LEMBUT MULIA DAN JIWA INI BISA BERSERAH DIRI DAN BERKWALITAS , PUNYA POTENSI DAN KEMAMPUAN SUPAYA BENAR BENAR AMANAH JIWA INI. KARENA UNTUK MENGGAMBAR BEBEK PUN BUTUH ILMUNYA (KHALIFAH) BEGITU GAMBAR BEBEK ITU BAGUS, SEBAGAI PENGABDI JADI TIDAK SOMBONG, ARTINYA GAMBAR BEBEK ITU BAGUS TIDAK KLAIM DIRINYA YANG PALING BAGUS DAN BENAR, BISA BAGUS ITU KARENA ALLOH, NAH DISINILAH PERAN SEBAGAI PENGABDINYA, SUPAYA BISA BERSERAH DIRI DAN MENJADI JIWA KHALIFAH DAN JIWA PENGABDI SUPAYA BERKWALITAS DAN BERTAKWA DENGAN MULIA. JADI KHALIFAH DAN PENGABDI BERJALAN BERIRINGAN TERUS, LIHAT QS HUJURAT 13 DAN QS QASHASAS 26 , JADI KHALIFAH DAN PENGABDI JALAN TERUS SAMPAI AKHIR HAYAT...NGGAK ADA KATA PENSIUN...BELAJAR DAN BELAJAR TERUS SUPAYA MENJADI PEMIMPIN YANG BERKWALITAS TIDAK ASAL ASALAN...TIDAK ASAL BUNYI ALIAS COPI PASTE DOANG, SEBAGAI KHALIFAHNYA TIDAK PUNYA ILMU, AKHIRNNYA SEBAGAI KHALIFAH DAN PENGABDINYA TIDAK BERKWALITAS...HANYA JIWA JIWA YANG BERKWALITAS YG MASUK DALAM JANNAHNYA...AL NAZIAT 40,41 MAKANYA BELAJAR BELAJAR...AMPE AKHIR HAYAT, TENTUNYA BELAJAR TIDAK ASAL ASALAN SUPAYA SEBAGIA KHALIFAH DAN PENGABDINYA BENAR BENAR MENJADI JIWA YANG AMANAH SESUAI ALQURAN DAN RASUL NABI MUHAMMAD SAW..

    BalasHapus