Mutiara Tauhid Renungan #157
SUAMI

Rasulullah SAW pernah bersabda yang kurang lebihnya begini, “Seandainya manusia boleh sujud pada manusia lain, niscaya aku suruh para isteri sujud pada suaminya!”

Isyarat yang diberikan Rasul ini mengandung makna betapa berat dan mulianya tugas seorang suami.

Allah berfirman, “ … peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…” ( At Tahrim 6 )


Saatnya para suami menyadari di pundaknya ada tanggung jawab membentuk istri menjadi sholehah, yaitu agar ia terhindar dari neraka.

TIDAK MEMBINA ISTRI SAJA SUDAH SALAH BESAR, APALAGI BILA MENZALIMINYA!






Gambar:www.pixabay.com

16 komentar:

  1. PEMIMPIN

    Rumah tangga Sakinah ( tentram jiwa ) ,Mawaddah ( rasa cinta ) , Rahmah ( kasih sayang ) ini rumah tangga menurut ajaran Islam . Ini ciri rumah tangga yang akan terhindar dari api neraka . Rumah tangga ini bukan impian tapi ini adalah TARGET yang harus aku (suami) wujudkan .

    Saatnya para suami menyadari untuk dapat mewujudkan tersebut diperlukan KEMAMPUAN KALBU , mereka menyangka uang dan harta yang banyaklah yang menjadikan rumah tangga sakinah,mawaddah dan rahmah, sampai aku (suami) rela seluruh waktunya habis dalam mencari uang dan harta sementara kalbu yang dapat mewujudkannya dibiarkan kering kerontang tak pernah diurus.

    MEWUJUDKAN KELUARGA SESUAI AJARAN ISLAM MELALUI UANG DAN HARTA BAGAIKAN JAUH PANGGANG DARI API. #talktomyself.hidup DBAS

    BalasHapus
    Balasan
    1. boro2 deh ngerasa butuh KEMAMPUAN KALBU, lha wong mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah dan rahmah aja banyaknya suami ngga pada ngeh koq kalo itu adalah tugasnya ...

      Hapus
  2. Bersyukurlah para istri2 memiliki suami yang bisa menjadi mitranya dalam mencapai TUJUAN...

    Suami yang bisa mengikuti "aturan main" Allah dalam membimbing dan bertanggung jawab lahir dan batin terhadap istri dan anak2nya.

    Salam DBAS
    Never Stop Tafakur

    BalasHapus
    Balasan
    1. bersyukurlah para isteri yg paham tugasnya utk mendorong suaminya agar rajin mengikuti pengajian2 spy dia bisa menjelma menjadi suami yg soleh, bukan menjadi suami yg membleh ...

      Hapus
  3. Mestinya suami mendorong isterinya ikut pengajian ya, yg banyak terjadi sebaliknya istrinya mau ke pengajian malahan dilarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. beginilah kalo laki2 ngga sadar bedanya pejantan dan suami
      selalu ngejago ketimbang membina

      Hapus
  4. Bgmn suami melindungi istri dan anaknya dari neraka, kalo dia sendiri perilakunya kayak perilaku penghuni neraka

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi mbak Nurul tahu ngga penyebabnya kenapa perilaku suaminya kayak perilaku penghuni neraka?

      Hapus
  5. Kalo saya sih suami gak ngebimbing juga gak apa deh, asal jangan mendzalimi saya aja udah bagus ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo udah sesimpel ini pun masih ngga sanggup juga, perlu CT scan

      Hapus
    2. ko CT scan, apa hubungannya???

      Hapus
    3. just kidding, kan dari hasil CT scan itu bsa keliatan otaknya masih ada apa ngga ha..ha..ha..

      Hapus
  6. Jadi seharusnya suami harus lebih bertakwa ya dibandingkan isterinya, masa yg ditolong lebih hebat dari yg nolong …

    BalasHapus
  7. Iya ya…, suami harusnya berterima kasih pada istrinya kalo istrinya bisa membuat dirinya sendiri menjadi soleh tanpa bimbingannya. Bukankah bebannya diringankan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. berterima kasih pada istri???
      wah, langka!

      Hapus