Mutiara Tauhid Renungan #181
SHALAT


Manusia mempunyai akal dan kalbu.
Keduanya bisa melakukan sholat, tentunya dengan kualitas yang berbeda.

Bila akal yang shalat, ia sekedar menggugurkan kewajiban
Bila kalbu yang shalat, ia sedang berproses menjadi “indah”

Di tangan kita lah keputusan apakah shalat mau menggunakan akal atau menggunakan kalbu.

KELALAIAN TERBESAR SAAT SHALAT ADALAH MEMBIARKAN AKAL MENGAMBIL ALIH KALBU






Gambar:www.pixabay.com


10 komentar:

  1. Sekarang aku paham deh, pantesan ada orang yang sholat 5 waktu tak pernah bolos tapi kelakuannya naudzubilahi mindzalik …

    BalasHapus
  2. Iya ya …, kalo sholatnya pake kalbu pastilah tidak melakukan pekerjaan keji dan munkar

    BalasHapus
  3. Pak Permadi bagaimana caranya kita tahu sholat kita pake akal bukan pake hati?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gampang aja, akal dan kalbu itu kan punya kebisaan yg berbeda.
      Akal bsianya berpikir / ngelamun, sedangkan kalbu tidak bisa berpikir tapi bisanya merasakan. Nah, bila saat sholat kita tdk merasakan apa2 (misalnya tidak ada rasa dekat dg Allah) mk bisa dipastikan sholatnya saat itu menggunakan akal.

      Hapus
  4. Kalau kita perhatikan pejabat korupsi yg ditangkep KPK kayaknya semuanya beragama Islam dan kebanyakannya sholat juga, mungkinkah krn mereka sholatnya pake akal?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bila akal yang shalat, ia sekedar menggugurkan kewajiban
      Bila kalbu yang shalat, ia sedang berproses menjadi “indah”

      Hapus
  5. Mau nanya satu lagi Pak Permadi, apakah orang yg sholatnya tdk tepat waktu termasuk mrk yg melalaikan sholat?

    BalasHapus
    Balasan
    1. KELALAIAN TERBESAR SAAT SHALAT ADALAH MEMBIARKAN AKAL MENGAMBIL ALIH KALBU

      Hapus