Mutiara Tauhid Renungan #96
KEINGINAN

Di alam dunia ini ada dua keinginan, yaitu keinginan ego dan keinginan Allah.  Sepanjang kita berada di dalam koridor-Nya, yang terjadi selalu keinginan DIA.

Patutkah meronta bila yang kita mau tak terwujud jadi kenyataan?



Mengapa harus meronta, bukankah DIA tidak kejam?
Bukankah DIA tak mampu sedetik pun memberhentikan kasih sayang-Nya pada kita?
Bukankah DIA sangat ingin kita ke surga melebihi keinginan diri kita sendiri?

Sesungguhnyalah, meronta atas ketetapan-Nya bukanlah perilaku manusia yang berhati dan berakal.

“MAKA NIKMAT TUHAN KAMU MANAKAH YANG KAMU DUSTAKAN?”







Gambar:www.dreamstime.com


10 komentar:

  1. EGO DEATH

    Sering aku berdoa kepada-Nya meminta bunga tapi diberi –Nya kaktus berduri .......aku meminta kupu-kupu tapi diberi-Nya ulat bulu .....Lalu akupun masygul sedih dan kecewa ....
    Namun tiba2 kaktus berduri itu berbunga cantik sekali ... Ulat bulu itu berubah jadi kupu2 indah sekali .... Begitulah Allah , DIA seringkali bekerja secara ’ misterius dalam menyelamatkan aku . Kadang-kadang yang ku anggap baik , tidak selamanya baik untukku ,begitupun sebaliknya ... Allah selalu menjawab doa ku tidak selalu dengan Ya , tapi selalu dengan memberi yang TERBAIK untukku .

    Dia sangat ingin aku ke surga melebihi keinginanku sendiri.......... Subhanallah .
    Lalu kenapa AKU MASIH MERONTA? . hidup DBAS.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, Dia sangat ingin aku ke surga melebihi keinginanku sendiri, lalu kenapa AKU MASIH MERONTA?
      ah, itu sih mesti krn kurang "mikir" aja ....

      Hapus
  2. Assalamualaikum bapak..duluuuu..sblm tafakur.. aku banyak keinginan..pingin ini.. pingin itu.. gak da puasnya dan harus berhasil. trnyt aku rasakan klo bnyk keinginan kalbu ini tidak ada rasa tentram, bahagia..kesenanganpun hny sementara. Semakin aku ikuti egoku semakin dlm lg aku tenggelam dlm hasutan. Tidak sadar bahwa selain keinginanku, ada keinginan Allah..setelah aku tafakur..aku sadar trnyt tugas aku hanya ikhtiar..Allah yg menentukan hasil. maluu..aku sama Allah..dimana pd waktu itu Allah aku letakkan. setelah tafakur aku baru merasakan bahwa satu yg tidak dapat Allah lakukan.. yaitu memberhentikan Kasih SayangNYA padaku..jd..knp aku meronta bila keinginanku tidak terwujud ?? Padhal keinginan dan ketetapan Allah selalu baik untukku.. berserah diri..neverstop tafakur dan ikuti aturan mainNYA adalah jalan yg terbaik untukku.. salam DBAS

    BalasHapus
    Balasan
    1. semakin terang, semakin mudah pula hidup indah
      alhamdulillah ....

      Hapus
  3. Saya penasaran nih, apa ada sih manusia yang selalu menerima tanpa ngedumel sedikitpun bila keinginannya tak tercapai ? kalo bapak sendiri bagaimana ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada, kalo saya sendiri sedang berproses mau bisa seperti itu

      Hapus
  4. Iya ya..., mestinya kita sadar Allah udah berusaha mati-matian mengurus kita supaya bisa masuk surga, ko kita gak menghargainya ya...
    Kenapa hati ini buta ya, hal sepele ini aja ko gak keliatan ya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngga aneh ah ... itu sih gara2 kurang "mikir" aja

      Hapus
  5. Knp jiwaku meronta ktk Allah tetapkan yg tdk cocok dgn keinginan ego? Jawabannya hanys satu krn dikalbuku blm HACKUL YAKIN ( blm mengkristal) keyakinan2 Ilahiyah yg bapak sinerjikan diperunungan diatas...jd penting bangeet tafakur itu...krn tanpa mau menurunkan ilmu yg ada diotak kedalam kalbu menjd kykn....mustahil aku bisa berprilaku selaras dgn kehendak-NYA..Alhamdulillah terima kasih ya Allah sdh membantu aku utk bisa merasakan pentingnya tafakur...NEVER STOP TAFAKUR...salam DBAS.

    BalasHapus